jump to navigation

Tabah atau Ulet November 29, 2008

Posted by paspitu in Jagongan.
Tags:
trackback

 2b

Tabah atau Ulet

Oleh : Ir. Jarot Wijanarko
(Pengusaha, pembicara, penulis buku, seniman, pendiri dan pemilik IFA Club, PT. Happy Holy Kids, dll)

 

 

Ada orang pandai secara akademik (sekolah), tetapi tidak ulet, mudah patah semangat bahkan ada yang bunuh diri karena ‘hanya’ rangking tiga dan bukan rangking satu di kelas. Ada orang yang pandai, tetapi tidak ulet, sehingga dengan sebuah kegagalan saja, maka dia menghentikan usahanya atau ganti profesi yang lain, maka dia tidak akan pernah berhasil. Karena sering keberhasilan diraih setelah melalui beberapa ‘kejadian’ gagal, maka seseorang belajar bisnis dari kehidupan real (nyata), yang sering tidak ada dalam pelajaran waktu kuliah / sekolah. Tanpa ke-ulet-an, ketabahan hampir-hampir mustahil untuk sebuah keberhasilan.

Dalam berbagai gejolak ekonomi, gejolak politik maupun sosial, dimana ada kekacauan, kekalutan, maka tanpa ketabahan akan banyak orang berhenti bahkan trauma untuk membuat suatu usaha. Tetapi saya justru menjumpai banyak kasus dimana saat-saat gejolak, saat-saat dimana hukum dan teori ekonomi yang baku tidak berlaku, maka banyak orang yang tabah dan tetap berusaha, justru mendapat ‘pelipat gandaan’ mereka mengambil ‘share market’ (bagian pasar/konsumen) yang ditinggal oleh mereka yang tidak tabah. Setelah gejolak selesai, maka peta ekonomi. Peta kekuasaan berubah dan siapa yang berhasil ? Bukan mereka yang pandai, tetapi yang ulet dan tabah.

Kalau kita melihat ‘kekisruhan’ PILKADA di Indonesia akhir-akhir ini, banyak orang hanya siap untuk menang tetapi tidak siap untuk kalah, tidak bisa menerima kekalahan, tidak tabah, lalu melakukan hal-hal yang sangat memalukan sampai-sampai memimpin demo yang berakhir dengan kekerasan, merusak kantor KPU, kantor pemerintah , dll.

Anak-anak kita bisa dilatih ketabahannya dengan mendidiknya untuk menganggap sebuah ‘kegagalan; adalah hal yang wajar dalam hidup ini.

Anak cerdas ceria berahlak, Multiple intelligence, Ir. Jarot Wijanarko.
 

 

Comments»

1. herman (3B) - November 29, 2008

Untuk saudaraku Jarot, kalau berkenan aku kirimi banyak artikel untuk kotbah melayani kelompok PA (Pendadaran), sebelumnya terima kasih

2. Nyoto - December 5, 2008

Komentar dari mas yg ada diphoto tsb:
“Mohon saran/tips dari P. Jarot, bagaimana caranya supaya saya bisa jadi presiden atau minimal jadi Bupati lah??? gitu.
Terima Kasih :))

3. Dog For Sale - June 6, 2010

Remaja sekarang banyak yang gak ulet.

4. subhan basri - August 7, 2010

semangat pak, pantang lemes……


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: